Jumat, 27 Desember 2013

Cinta (Menunggu)

Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,
Mereka yang bermain dengannya menyebutnya sebuah permainan,
Mereka yang tidak memilikinya menyebutnya sebuah impian,
Mereka yang mencintai menyebutnya takdir,

Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik, akan memberi kesusahan untuk menguji kita. 
Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam. 
Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan dibaliknya, alasan yang kadang sulit untuk dimengerti. Namun kita harus tetap percaya, bahwa ketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah menyiapkan yang lebih baik.

Mengapa menunggu?
Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa
Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono,
Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai, kita tidak ingin kehilangan jati diri dalam proses itu,

Jika ingin berlari, belajarlah berjalan dahulu,
Jika ingin berenag, belajarlah mengapung dahulu
jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu

Pada akhirnya lebih baik menunggu orang yang kita inginkan, ketimbang memilih apa yang ada
Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai, ketimbang memuaskan diri dengan yang ada
Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat, dari pada hidup akan terlewatkan dengan pilihan yang salah
Karena menunggu itu mulia juga misterius

Perlu kamu ketahui bahwa bunga tidak mekar dalam waktu semalam
Kota Roma tidak dibangun dalam sehari
Kehiduan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan
Cinta yang agung terus bertumbuh seiring kehidupan

Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal,
Penantian menjanjikan satu hal yang tak seorangpun bayangkan

Pada akhirnya, Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu untuk alasan yang penting
Karena hal-hal terindah dalam hidup, membutuhkan waktu lama untuk meraihnya.